Profil Markus Horison, Mantan Penjaga Gawang Timnas Indonesia

Profil Markus Horison

Markus Horison atau pria dengan nama asli Markus Haris Maulana ini sudah sering muncul di layar kaca televisi Indonesia pada saat pertandingan sepak bola. Markus Horison pernah menjadi penjaga gawang Timnas Indonesia. Untuk lebih mengenal dirinya,berikut akan dibahas mengenai profil Markus Horison yang sudah berhasil melindungi gawang Indonesia dari serangan lawan.

Biografi Markus Horison dan Kehidupan Pribadinya

Markus Haris Maulana adalah nama asli dari Markus Horison. Mengenal profil Markus Horison berarti harus kenal nama asli pemain sepak bola ini. Nama Markus Horison sebenarnya memiliki imbuhan nama lagi yaitu Markus Horison Ririhina. Nama Ririhina diambil dari nama belakang ayahnya yaitu, Julius Ririhina, sedangkan ibunya bernama Yenny Rohmawati.

Markus merupakan pria kelahiran 14 Maret 1981 di Pangkalan Brandan. Pria ini memiliki tinggi badan 189 cm sehingga cocok baginya menjadi penjaga gawang Timnas Indonesia. Umurnya yang sudah 39 tahun, Markus sudah pernah menikah dengan seorang wanita bernama Kiki Amalia yang merupakan seorang aktris pada tanggal 27 November 2010.

Hubungan pernikahannya ini kandas pada tanggal 10 Juni 2013. Markus dikaruniai seorang putri bernama Maisara Alesna Ririhina yang lahir pada tahun 2012. Namun, tepat pada tahun 2019 silam, kabar duka datang dari postingan media sosialnya yang menyatakan bahwa putri kecilnya ini telah meninggal dunia. Pada saat itu, dirinya dan istri sangat terpukul atas meninggalnya putri kandungnya.

Karir Markus di Dunia Sepak Bola

Seperti yang sudah sering dilihat oleh semua orang, Markus Horison adalah atlet sepak bola yang menduduki posisi penjaga gawang Timnas Indonesia. Akan tetapi, membahas profil Markus Horison bukan berarti hanya mengetahui dirinya sebatas penjaga gawang saja, melainkan harus tahu juga perjalanan karirnya. Karir Markus berawal dari dirinya bergabung di klub PSL Langkat.

Markus Horison terus melatih dirinya dengan bergabung juga di beberapa klub. Dirinya tidak menetap di PSL Langkat saja, tetapi juga pernah di klub PS Batam, PSKB Binjai, dan juga PSMS Medan. Kemampuannya yang meningkat dan semakin mumpuni membuat pelatih Ivan Kolev merekrutnya masuk menjadi anggota Tim Nasional Indonesia sebagai kiper/penjaga gawang.

Prestasinya di dunia sepak bola cukup banyak. Dirinya sering menerima penghargaan, salah satunya Piala Asia 2007 dan Pemain ASIA terbaik pada tahun 2008. Saat ini, Markus bergabung di Persib Bandung mulai dari tahun 2010. Kabarnya juga, Markus pernah bergabung di klub luar negeri yaitu, Timor Leste pada tahun 2017.

Markus mengaku bahwa gajinya di klub luar negeri tersebut lebih besar daripada di tanah air. Klub Assalam FC menjadi klub yang dimasukinya di luar negeri dan sempat mengambil kontrak 10 bulan. Setelah kontraknya habis, Markus Horison kembali ke tanah air.

Berkat permainannya yang sangat bagus, Markus pernah menjadi pelatih di Liga 2. Dirinya mendapat lisensi untuk melatih pada saat itu di klub asal Aceh sebagai pelatih penjaga gawang. Tidak hanya melatih di sana, Markus juga pernah mengambil kesempatan melatih pada saat PSSI membuka kursus pelatihan.

Kabarnya Markus juga terjun di dunia parpol. Meskipun begitu, Markus Horison tetap menjaga performa dirinya di dalam sepak bola agar tidak melemah. Dirinya tidak ingin meskipun telah mencoba turun ke dunia parpol dan telah resmi menjadi kader, tetapi melupakan permainannya di lapangan hijau. Kecintaannya terhadap dunia bola sungguh membuat dirinya tidak pernah bermain-main. Markus Horison sangat antusias ketika menyinggung tentang dunia sepak bola.

 

READ  Profil Andres Iniesta: Si Lincah dari El Barca

About the Author: Si Chan

You might like